Ayo bantu anak dan ayah yang sakit dan terlantar

Anik Pangestu adalah seorang remaja laki-laki yang berusia 17 tahun ini mengalami kecelakaan tunggal sekitar 4 tahun lalu, dan mengalami koma aktif hingga saat ini. Cidera berat dibagian kepala menjadi penyebab utama Anik mengalami penurunan Kesehatan.

Agar bisa mendapatkan penanganan  secara berkala maka Anik tinggal di Rumah Singgah RSUD Soekarno Prov. Kepulauan Bangka Belitung Bersama ayahnya. Pak Untung Ali (64 tahun) yang sakit-sakitan dimana dia juga sudah 5 tahun menderita prostat/batu kandung kemih dengan masih menggunakan kateter sampai saat ini terus berjuang sendiri merawat Anik seorang , karena Anik sudah ditinggalkan oleh ibunya untuk selama-lamanya ketika dia berumur 2 tahun.

Sejak menderita prostat Pak Untung sudah tidak bisa lagi bekerja sementara biaya rumah sakit harus terus berjalan dan merekapun tidak punya tempat tinggal dimana sebelumnya mereka hanya menumpang tinggal dari tempat yang satu dan berpindah ketempat tinggal lainnya yang bisa mereka tumpangi.

 

Untuk mendapatkan asupan makanan hanya bisa mengandalkan makanan cair yang dialirkan melalui selang yang terpasang dari hidung hingga ke lambung dan selang harus diganti setelah 7 hari dan dilakukan sendiri oleh Pak Untung untuk mengurangi biaya medis.

 

Semasa remajanya Anik adalah anak yang patuh kepada ayahnya dan memiliki banyak teman, namun sekarang dia tidak berdaya, tidak bisa melakukan apapun, dia tidak berdaya dan hanya terbaring lemah di RSUD Soekarno Prov. Kepulauan Bangka Belitung.

 

Karna Pak Untung tidak bisa lagi bekerja dengan kondisi yang sakit-sakitan, untuk kebutuhan obat serta kebutuhan  sehari-hari mereka dibantu para sahabat dan para dermawan, namun terkadang karena kekurangannya Pak Untung terpaksa harus meminjam uang atau minta tolong ke sahabatnya yang lain. Pak Untung hanya pasrah dan hanya bisa berdoa serta berharap ada mukjizat Allah untuk anaknya. Pak Untung juga berharap uluran tangan dermawan, donasi orang baik untuk Anik karena Biaya BPJS hanya menanggung sebagian biaya pengobatan  Anik Pangestu.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Ayo bantu anak dan ayah yang sakit dan terlantar”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *